Kamis, 05 Agustus 2010

IPB Go Field 2010 - part 2

Ok, lanjut posting tentang Go Field. Postingan pertama isinya tentang pembekalan-pembekalan, intinya sih persiapan dari pihak kampus.
Setelah pembekalan hari kedua selesai ada pelepasan mahasiswa yang mau KKP (Kuliah Kerja Profesi), yang Go Field juga dilepas di hari yang sama, tanggal 24 Juni 2010. Hari itu juga kami dapat info dari Bu Eny (CP Go Field dari LPPM IPB) kalau keberangkatan ke Brebes tanggal 31 Juni. Ini dia foto setelah pelepasan KKN dan Go Field 2010 bareng teman-teman dari Ilmu Ekonomi.
Taken From Nindya's Phone
Setelah ber-'grabak-grubuk, gradak-gruduk' di kosan dan di rumah untuk siapin barang2 yang mau dibawa, akhinya persiapan selesai hanya dalam waktu dua hari. Semuanya masuk ke dalam satu koper ukuran medium yang saya gondol dari rumah. Tanggal 29 Juni saya udah stay di kosan, udah benar-benar siap ber-Go Field ria.

Keesokan harinya...

Pagi-pagi udah sumringah banget karena hari ini bakal berangkat 'KKP Boongan'. Walau belum tau pasti jam berapa bakal berangkatnya, tapi udah seneng aja. Desas-desusnya sih hari ini jam 1 siang kami bakal berangkat. Tiba-tiba sekitar jam 11 siang HP saya bunyi, ada SMS masuk dari Bu Eny. Isinya sungguh sangat mengecewakan, bikin sedih, bikin kesel, bikin bete sendiri.. Intinya gini:
Keberangkatan kami ke Brebes diundur jadi tanggal 4 Juli

Ya ampun, udah jam-jam terakhir baru kasih tau. Ckckck!! As PJ di Kab. Brebes, pesan dari bu Eny itu pun saya forward ke temen2 yang lain. Well, akhirnya saya memang berangkat, tapi berangkat ke Jakarta, alias pulang ke rumah. Tanggal 2 Juli-nya balik lagi ke kampus buat cari kepastian jam keberangkatan dan akomodasi *yang terakhir adalah yang paling dinanti :p*. Hasilnya: tanggal 4 Juli kumpul di BNI jam 9 malam.

Tanggal 4 Juli 2010...
Karena tau berangkatnya malam jadi berangkat ke Bogor agak sorean dari rumah. *dipercepat ceritanya* Jam sembilan kurang sedikit berangkat ke BNI diantar Pak Asep, ojek langganan saya *kopernya berat banget!! males ribetnya kalau naik angkot.* Kirain udah pada kumpul, eh ternyata di sana baru ada satu orang yang datang. Ditunggu ditunggu ditunggu, akhirnya jam setengah sepuluh-an baru pada kumpul semua. Yak, kami ber-12 (saya, Meri, Tya, Mega, Rina, May, Burhan, Zepanya, Andri, Dendi ,Ojan, Fendri) sudah lengkap, tapi mana Bu Eny? Mana juga kendaraan yang bakal bawa kami ke Brebes? Intinya, masih harus menunggu. Gak lama yang ditunggu-tunggu datang. Tiga mobil dengan plat F, disusul kemudian Bu Eny.
Agenda berikutnya adalah bagi-bagi uang!!! *sepertinya ini yang paling ditunggu.. Dari kampus dapat uang program, uang akomodasi, uang transport lokal. Tanda tangan berkas ini-itu lalu uang diterima . Ditambah uang dari ortu, Insyaallah cukup untuk hidup di kota orang selama sebulan.
Agenda berikutnya adalah foto bersama...

pria paling kiri bukanlah Go Field Rangers Brebes, dia Go Field Rangers Bogor










Janji tinggal janji.. Janjian jam 9 ternyata berangkat jam setengah 11 malam. Tapi Alhamdulillah, akhirnya kami berangkat.. Goodbye Bogor.. Bismillah..
Eeeeeehhhh, kok mobil yang saya tumpangi sama teman2 sempit ya? *perasaan berat saya turun deh* Rupanya mobil ini overload alias kelebihan muatan.. Harusnya tiap mobil diisi 4 mahasiswa + 1 supir, tapi mobil kami diisi 4 mahasiswa + 1 supir + 1 staff LPPM + 1 dosen. Jadilah yang saya dan dua teman saya, Tya dan Meri duduk bertiga di belakang. Sempit sih gak terlalu, tapi susah bergerak iya, haha!!

Di Jalan..
Diawali dengan obrolan ringan dengan bapak2 di dalam mobil, lalu dengan kawan-kawan, tetap SMS-an dengan teman dan keluarga, tetap online sampai akhirnya saya dan Tya menyadari bahwa salah satu dari tiga personil yang duduk di belakang *hayo, tebak siapa?* sudah tertidur dengan nyenyak, padahal belum ada setengah jam kami berangkat. Jadilah dia yang tertidur itu bahan obrolan kami berdua, hehe.
Sampai di daerah bekasi Tya ternyata tidur, teman saya Zepanya yang duduk di depan Tya juga tidur, mau ngobrol sama bapak-bapak malas. Padahal waktu itu saya udah ngantuk, tapi gak bisa tidur. Saya pun melarikan diri ke dunia maya. Tapi lama-lama mati gaya dan jenuh sendiri karena online cuma lewat HP. Saya yang duduk manis di kursi paling belakang, cuma bisa lihat lurus ke depan, yang kelihatan juga cuma lampu mobil di depan, eh lama-lama saya ketiduran. Bangun-bangun udah di daerah Subang, *kalau gak salah* itu pun bangun karena mobilnya berguncang, entah karena jalannya rusak atau sering rem mendadak karena macet. Waktu itu Tya bangun, sementara kawan saya yang satu lagi itu dan Zepanya masih tidur dengan nyenyaknya. Sepanjang jalan beberapa kali seperti itu, tidur dan kebangun karena mobil yang tidak melaju dengan mulus. Seringnya sih karena jalan yang rusak *gimana nih Departemen Pekenjaan Umum? sebentar lagi arus mudik kok jalannya masih banyak yang berlubang? Ini jalan utama Pantura lho!!*
Senin, 5 Juli 2010 pukul 03.35, tiba-tiba mobilnya belok kiri, wah dimana ini? Kok gelap? Rupanya kami di Rest Area KM 22.6 Tol Kanci, Cirebon. Yak, semuanya silakan turun, yang mau ke toilet sok mangga. Kalau saya sih makan karena lapar, hehe. Gak lama kemudian semua disuruh masuk mobil lagi dan mobil pun kembali melaju menuju Kab. Brebes yang katanya sudah dekat. Dan saya pun kembali tidur..
Sekali lagi saya bangun karena jalan yang rusak, kali ini semuanya bangun. Dan beruntung waktu kami bangun udah masuk daerah Brebes, walau belum sampai tujuan. Beberapa kali berhenti untuk tanya, karena  supirnya gak tau jalan ke tujuan sementara kami, yaitu Masjid Agung Brebes.
Sekitar jam setengah enam pagi mobil belok kanan, ke arah lapangan. Rupanya lapangan itu adalah Alun-Alun Kabupaten Brebes. Dan masjidnya pun tepat di arah barat alun-alun, semua turun.. Sholat Subuh dulu.. Selesai sholat, waktunya sarapan. Sebenarnya belum pengen makan, soalnya masih pagi banget. Tapi karena disuruh terpaksa makan deh. *boong banget, padahal laper juga*

makan pagi pertama di Brebes
Sambil makan sambil perhatiin keadaan sekitar, masjidnya bagus juga, tapi kok banyak orang gila ya di sekitar alun-alun? Dan yang bikin terkejut adalah makanannya Mega diambil orang gila, padahal baru banget ditinggalnya. Abis itu May dengan sukarela memberi makanannya ke orang gila itu *hambar ya May lontongnya?*

Masjid Agung Brebes
Ternyata kami masih harus nunggu di sini lebih lama lagi, karena diterima di Bappeda Brebesnya masih jam sembilan pagi. Bingung mau ngapain, akhirnya izin ke Pak Dadang, dosen pendamping, untuk jalan-jalan keliling alun-alun. Dan, WOW!!! Ternyata orang gila di sini cukup banyak kalau dibandingin sama luas alun-alun yang gak begitu besar. MORE THAN 3 PERSONS!!! Bosan jalan-jalan akhirnya balik lagi ke masjid untuk istirahat dan foto-foto lagi, hehe.
Yak, sudah jam setengah sembilan. Semuanya masuk mobil, kita lanjut ke kantor Bappeda Brebes. Lagi-lagi sebentar-sebentar mobil berhenti dan pak supirnya turun untuk tanya alamat. Muter sana, muter sini, tiga mobil kami pun nyasar lagi, nyasar lagi.. Patokan yang paling saya ingat adalah Stadion Karangbrei *itu yang saya dengar*, tapi pas lihat stadionnya tulisannya ternyata STADION KARANGBIRAHI. Semua orang di mobil saya ketawa karena 'takjub' ngeliatnya. *nama yang aneh!!* Hore,,akhirnya sampai di kantor Bappeda Brebes, Alhamdulillah..
Di sini lagi-lagi ada pembekalan. Tapi gak apa-apa, setidaknya kami dikasih kotak makanan . Dan di tempat ini kami ber-12 harus dipisah. Berikut pembagiannya berdasarkan kecamatan tugas kami :
  1. Kec. Salem : Ojan, Fendri.
  2. Kec. Paguyangan : May, Rina.
  3. Kec. Banjarharjo : Andri, Dendy.
  4. Kec. Losari : Sari, Mega. 
  5. Kec. Brebes : Meri, Tya, Burhan, Zepanya.
Setelah ber-ribet-ribet ria dengan transportasi *saking banyaknya mobil* akhirnya kami ber-12 benar-benar berpisah ke kecamatan masing-masing. Kecuali teman-teman di kecamatan nomor satu dan dua, mereka sementara ditampung dulu di BBI Desa Malahayu, Kec. Banjarharjo. Kenapa? Menurut pihak Bappeda, saat mereka sampai di Desa Malahayu hari sudah sore dan terkendala transportasi juga. Ikuti saja lah, toh Bappeda dan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kab. Brebes udah  ngatur semuanya..

I think that's all for IPB Go Field 2010 - part 2..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

WAJIB TULIS NAMA!